Selasa, 18 Desember 2012

MANAJEMEN


         Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian,pengarahan dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan pengunaan sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang ditetapkan. (Stoner)
Luther Gulick mendefinisikan manajemen sebagai suatu bidang ilmu pengetahuan (science) yang berusaha secara sistematis untuk memahami mengapa dan bagaimana manusia bekerja bersama untuk mencapai tujuan dan membuat system kerjasama ini lebih bermanfaat bagi manusia. Menurut Gulick, manajemen telah memenuhi persyaratan untuk disebut bidang ilmu pengetahuan, karena telah dipelajari untuk waktu yang lama dan telah diorganisasi menjadi suatu rangkaian teori. Teori-teori ini masih terlalu umum dan subyektif. Tetapi teori manajemen selalu diuji dalam praktek, sehingga manajemen sebagai ilmu akan terus berkembang.
Manajemen sebagai suatu seni, dapat diartikan bahwa di dalam mencapai suatu tujuan diperlukan kerjasama dengan orang lain.pada intinya bagaimana cara memerintahkan pada orang lain agar mau bekerja sama. Pada hakekatnya kegiatan manusia pada umumnya adalah managing (mengatur) untuk mengatur disini diperlukan suatu seni, bagaimana orang lain memerlukan pekerjaan untuk mencapai tujuan bersama. Seni dalam manajemen yaitu membentuk manusia menjadi lebih efektif dari yang sudah dan sedang mereka lakukan.
Banyak usaha yang telah dilakukan untuk mengklasifikasikanmanajemen sebagai suatu profesi. Edgar H.Schein telah menguraikan karakteristik-karakteristik atau criteria-kriteria untuk menentukan sesuatu sebagi profesi. Manajemen telah berkembang menjadi bidang yang semakin professional melalui perkembangan yang menyolok program-programlatihan manajemendi unuversitas-universitas ataupun lembaga-lembaga manajemen swasta dan melalui pengembangan para eksekutif organisasi(perusahaan).
Keberhasilan suatu kegiatan atau pekerjaan tergantung dari manajemennya. Pekerjaan itu akan berhasil apabila manajemennya baik dan teratur, dimana manajemen itu sendiri merupakan suatu perangkat dengan melakukan proses tertentu dalam fungsi yang terkait. Maksudnya adalah serangkaian tahap kegiatan mulai awal melakukan kegiatan atau pekerjaan sampai akhir tercapainya tujuan kegiatan atau pekerjaan.
Fungsi - Fungsi manajemen :
l. Fungsi perencanaan
    Pada hakekatrya perencanaan merupakan proses pengambilan keputusan yang merupakan dasar bagi kegiatan-kegiatan/tindakan-tindakan ekonomis dan efektif pada waktu yang akan datang. Pross ini memerlukan pemikiran tentmg apa yang perlu dikerjakan, bagaimana dan di mana suatu kegiatan perlu dilakukan serta siapa yang bertanggungjawab terhadap pelaksanaannya.

2. Fungsi pengorganisasian
    Fungsi Pengorganisasian dapat didefinisikan sebagai proses menciptakan hubungan-hubungan antara fungsi-fungsi, personalia dan faktor fisik agar kegiatan-kegiatan yang harus dilaksanakan disatukan dan diarahkan pada pencapaian tujuan bersama.

3. Fungsi pengarahan
    Pengarahan merupakan fungsi manajemen yang menstimulir tindakan-tindakan agar betul-betul dilaksanakan. Oleh karena tindakan-tindakan itu dilakukan oleh orang, maka pengarahan meliputi pemberian perintah-perintah dan motivasi pada personalia yang melaksanakan perintah-perintah tersebut.

4. Fungsi pengkoordinasi
    Suatu usaha yang terkoordinir ialah di mana kegiatan karyawan itu harmonis. terarah dan diintergrasikan menuju tujuan-tujuan bersama. Koordinasi dengan demikian sangat diperlukan dalam organisasi agar diperoleh kesatuan bertindak dalam rangka pencapaian tujuan organisasi.

5. Fungsi pengawasan
    Fungsi pengawasan pada hakekatnya mengatur apakah kegiatan sesuai dengan persyaratan-persyaratan yang ditentukan dalam rencana. Sehingga pengawasan membawa kita pada fungsi perencanaan. Makin jelas. lengkap serta terkoordinir rencana-rencana makin lengkap pula pengawasan.
            Dua konsepsi utama untuk mengukur prestasi kerja (performance) manajemen adalah efisiensi dan efektivitas. Efisiensi adalah kemampuan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dengan benar. Ini merupakan konsep matematik atau merupakan perhitungan ratio antara keluaran (output) dan masukan (input). Seorang manajer yang efisensi adalah seseorang yamng mencapai keluaran yang lebih tinggi (hasil,produktivitas,performance) disbanding masukan-masukan(tenaga kerja,bahan, uang, mesin dan waktu) yang digunakan. Dengan kata lain manajer yang dapat meminimumkan biaya penggunaan sumber daya-sumber daya untuk mencapai pengeluaran yang telah ditentukan.
            Pengertian efektifitas secara umum adalah menunjukkan taraf tercapainya hasil, sering atau senantiasa dikaitkan dengan pengertian efisien meskipun sebenernya ada perbedaan iantara keduanya. Efektifitas menekankan pada hasil yang dicapai sedangkan efisiensi lebih melihat pada bagaimana cara mencapai hasil yang dicapai itu dengan membandingkan antara input dan outputnya.
            Mismanajemen adalah tidak digunakan atau tidak deberlakukannya proses perencanaan, pengorganisasian,pengarahan dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan pengunaan sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang ditetapkan. Sehingga mengakibatkan kerugian, pemborosan bahkan tujuan yang dicita-citakan tidak akan tercapai.
            Untuk mengindari mismanajemen sangatlah dibutuhkan tim manajemen yang solid antara manajemen lokal dengan manajemen asing, kuatnya integritas dan juga loyalitas yang tinggi serta harus dimilikinya sikap atau perilaku yang tegas dalam mengatur segala macam urusan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar